Mengenal Kosakata Dasar Swadesh

Kenal Linguistik/ September 24, 2017/ DIALEKTOLOGI, LINGUISTIK KOMPARATIF/ 0 comments

Penelitian leksikostatistik (termasuk dalam Linguistik Historis Komparatif) dan glotokronologi umumnya menggunakan perangkat dasar berupa kosakata dasar, yakni kosakata yang diperkirakan ada pada semua bahasa di dunia, tanpa memandang peradaban dan ekolinguistiknya.

Kedasaran ini disandarkan atas asumsi bahwa ada sejumlah kosakata yang dipakai sepanjang masa, dan (ada kemungkinan) menghindari kosakata yang berasal dari pinjaman.

Sebagai contoh, realisasi dari makna ‘api’, ‘makan’, ‘sungai’, dsb. terdapat pada kata-kata dari semua bahasa yang ada di seluruh belahan bumi. Berbeda halnya apabila ada konsep-konsep khas budaya dan lingkungan semacam “kenduren”, “google”, “garpu”, dsb.

Terakhir, riset dialektologi pun memakai kosakata dasar ini. Jadi, jika ingin mengetahui status kebahasaan, kosakata dasar digunakan sebagai perangkat utama untuk mengambil data dari sampel. Sejumlah sampel yang masuk dari titik-titik pengamatan yang “dicurigai” kemudian dikontraskan.

Salah satu kosakata dasar paling terkenal adalah kosakata dasar bikinan linguis Amerika Serikat, Morris Swadesh. Ia awalnya menyusun untuk penelitian leksikostatistik. Adapun kosakata dasar ciptaan mahasiswanya Edward Saphir pada 1952 awalnya berjumlah 207 glos, namun di Indonesia dan penelitian di bagian bumi lain yang sering dipakai hanya 200. Versi lebih pendeknya sendiri ada 100 buah. Berikut adalah daftar kosakata dasar Swadesh berjumlah 200 yang sering dipakai untuk penelitian di Indonesia.

 

 

  1. abu
  2. air
  3. akar
  4. alir (me-)
  5. anak
  6. angin
  7. anjing
  8. apa
  9. api
  10. apung (me-)
  11. asap
  12. awan
  13. ayah
  14. bagaimana
  15. baik
  16. bakar
  17. balik
  18. banyak
  19. baring
  20. baru
  21. basah
  22. batu
  23. beberapa
  24. belah (me-)
  25. benar
  26. bengkak
  27. benih
  28. berat
  29. berenang
  30. beri
  31. berjalan
  32. besar
  33. bilamana
  34. binatang
  35. bintang
  36. buah
  37. bulan
  38. bulu
  39. bunga
  40. bunuh
  41. buru (ber-)
  42. buruk
  43. burung
  44. busuk
  45. cacing
  46. cium
  47. cuci
  48. daging
  49. dan
  50. danau
  51. darah
  52. datang
  53. daun
  54. debu
  55. dekat
  56. dengan
  57. dengar
  58. di dalam
  59. di mana
  60. di sini
  61. di situ
  62. di, pada
  63. dingin
  64. diri (ber-)
  65. dorong
  66. dua
  67. duduk
  68. ekor
  69. empat
  70. engkau
  71. gali
  72. garam
  73. garuk
  74. gemuk, lemak
  75. gigi
  76. gigit
  77. gosok
  78. gunung
  79. hantam
  80. hapus
  81. hati
  82. hidung
  83. hidup
  84. hijau
  85. (h)isap
  86. hitam
  87. hitung
  88. hujan
  89. hutan
  90. ia
  91. ibu
  92. ikan
  93. ikat
  94. ini
  95. istri
  96. itu
  97. jahit
  98. jalan (ber-)
  99. jantung
  100. jatuh
  101. jauh
  102. kabut
  103. kaki
  104. kalau
  105. kami, kita
  106. kamu
  107. kanan
  108. karena
  109. kata (ber-)
  110. kecil
  111. kelahi (ber-)
  112. kepala
  113. kering
  114. kiri
  115. kotor
  116. kuku
  117. kulit
  118. kuning
  119. kutu
  120. lain
  121. langit
  122. laut
  123. lebar
  124. leher
  125. lelaki
  126. lempar
  127. licin
  128. lidah
  129. lihat
  130. lima
  131. ludah
  132. lurus
  133. lutut
  134. main
  135. makan
  136. malam
  137. mata
  138. matahari
  139. mati
  140. merah
  141. mereka
  142. minum
  143. mulut
  144. muntah
  145. nama
  146. napas
  147. nyanyi
  148. orang
  149. panas
  150. panjang
  151. pasir
  152. pegang
  153. pendek
  154. peras
  155. perempuan
  156. perut
  157. pikir
  158. pohon
  159. potong
  160. punggung
  161. pusar
  162. putih
  163. rambut
  164. rumput
  165. satu
  166. saya
  167. sayap
  168. sedikit
  169. sempit
  170. semua
  171. siang
  172. siapa
  173. suami
  174. sungai
  175. tahu
  176. tahun
  177. tajam
  178. takut
  179. tali
  180. tanah
  181. tangan
  182. tarik
  183. tebal
  184. telinga
  185. telur
  186. terbang
  187. tawa (ter-)
  188. tetek
  189. tidak
  190. tidur
  191. tiga
  192. tikam (me-)
  193. tipis
  194. tiup
  195. tongkat
  196. tua
  197. tulang
  198. tumpul
  199. ular
  200. usus

Adapun versinya dalam bahasa Inggris dapat kamu jumpai dengan mengeklik tag-tag pada kata-kata kunci di atas.

Selamat meneliti!

Jangan lupa gunakan transkripsi fonetis ya! 😀

 

 

CATATAN KENAL LINGUISTIK:

Oya, penelitian linguistik mungkin mempunyai sudut pandang yang agak berbeda dibandingkan penelitian jenis lain. Perbedaan itu terletak dari jenis data kuantitatif yang dianggap sebagai jenis data yang makro (luas) dan tidak spesifik. “Kerja” paling kerasnya penelitian ini hanya pada tahapan awal, yakni persiapan penelitian, pengambilan data, dan transkripsi ke fonetis dengan teliti. Tahap analisisnya sangat sederhana karena hanya memasukkan angka dan menyesuaikan dengan kriteria linguistis tertentu. Hasil penelitian dengan jenis data ini hanya memperlihatkan keumuman. Eksplanasinya pun terbatas. Maka perlu penelitian lanjutan, yakni dengan jenis data kualitatif sehingga hasilnya menjadi lengkap dan menyeluruh. Jadi, dalam linguistik penelitian kuantitatif justru mengawali penelitian kualitatif.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*